Persatuan Wartawan Republik Indonesia

Persatuan Wartawan Republik Indonesia

Sejarah PWRI

Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) merupakan organisasi kemasyarakatan yang menjadi wadah bagi para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan pejabat negara di Indonesia. PWRI lahir dari semangat persatuan para pensiunan yang sejak masa awal kemerdekaan telah membentuk berbagai organisasi di berbagai daerah. Keberadaan banyak organisasi pensiunan tersebut mendorong munculnya gagasan untuk menyatukan seluruh kekuatan pensiunan dalam satu organisasi yang lebih besar

Melalui serangkaian kongres dan musyawarah yang berlangsung sejak tahun 1956, berbagai organisasi pensiunan sepakat meleburkan diri ke dalam satu wadah bersama. Puncaknya, pada Kongres Pensiunan yang diselenggarakan di Yogyakarta tanggal 24–27 Juli 1962, disepakati pembentukan organisasi yang kemudian dikenal sebagai Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI). Oleh karena itu, tanggal 24 Juli 1962 ditetapkan sebagai Hari Lahir PWRI dan dipering

Pada awal terbentuknya organisasi ini menggunakan nama Persatuan Pensiunan Republik Indonesia (PPRI) . Namun, karena singkatan tersebut telah digunakan oleh organisasi lain yang lebih dulu memiliki badan hukum, maka nama organisasi diubah menjadi Persatuan Wredatama Republik Indo. Istilah Wredatama berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu wreda yang berarti orang tua dan tama yang berarti utama, sehingga Wredatama dimaknai sebagai “orang tua yang utama”. Nama ini mencerminkan bahwa para pensiunan tetap memiliki peran penting sebagai insan pembangunan, pengayom masyarakat, dan perekat persatuan bangsa meskipun telah memasuki masa purna tugas.

Seiring berjalannya waktu, PWRI terus berkembang dan membentuk kepengurusan di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan dan desa. Pada tahun 1993, berbagai Organisasi Pensiunan Instansi (OPI) juga menyatakan bergabung melalui Deklarasi Penyatuan Pensiunan Sipil, yang semakin memperkuat posisi PWRI sebagai wadah bagi tunggal para wredatama Indonesia. Hingga saat ini, PWRI tetap berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, mempererat tali silaturahmi, serta mendayagunakan pengalaman dan pengetahuan para wredatama demi mendukung pembangunan nasional dan memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Visi

Menjadikan PWRI sebagai organisasi yang mandiri, kuat, tidak bermoral, dan bermanfaat bagi anggota, masyarakat, bangsa, dan negara.

Misi

1.Meningkatkan kesejahteraan anggota PWRI dan keluarganya.
2.Mempererat persatuan, kesatuan, dan silaturahmi antarwredatama.
3.Mendayagunakan pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan anggota untuk mendukung pembangunan nasional.
4.Menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
5.Menjaga serta memperkokoh nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.